Wednesday, 20 December 2017

Tafsir Surat Al Kahfi Ibnu Katsir Ayat (55-59)

Tafsir surat al kahfi ibnu katsir ayat 55-59 dapat anda baca dibawah ini, semoga ilmu yang didapat menjadi amal dan bermanfaat bagi kehidupan kita. Aamiin
Note: Baca juga surat al kahfi latin dan arab.

Tafsir Surat Al Kahfi Ibnu Katsir Ayat 55 Sampai 59

Al-Kahfi, ayat 55-56

{وَمَا مَنَعَ النَّاسَ أَنْ يُؤْمِنُوا إِذْ جَاءَهُمُ الْهُدَى وَيَسْتَغْفِرُوا رَبَّهُمْ إِلا أَنْ تَأْتِيَهُمْ سُنَّةُ الأوَّلِينَ أَوْ يَأْتِيَهُمُ الْعَذَابُ قُبُلا (55) وَمَا نُرْسِلُ الْمُرْسَلِينَ إِلا مُبَشِّرِينَ وَمُنْذِرِينَ وَيُجَادِلُ الَّذِينَ كَفَرُوا بِالْبَاطِلِ لِيُدْحِضُوا بِهِ الْحَقَّ وَاتَّخَذُوا آيَاتِي وَمَا أُنْذِرُوا هُزُوًا (56) }
Dan tidak ada sesuatu pun yang menghalangi manusia dari beriman, ketika petunjuk telah datang kepada mereka, dan me­mohon ampun kepada Tuhannya, kecuali (keinginan menanti) datangnya hukum (Allah yang telah berlaku pada)umat-umat yang dahulu atau datangnya azab atas mereka dengan nyata. Dan tidaklah Kami mengutus rasul-rasul melainkan sebagai pemba­wa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan; tetapi orang-orang yang kafir membantah dengan yang batil agar dengan demikian mereka dapat melenyapkan yang hak, dan mereka menganggap ayat-ayat Kami dan peringatan-peringatan terhadap mereka sebagai olok-olokan.
Allah Swt. menyebutkan tentang kebandelan sikap orang-orang kafir, baik yang dahulu maupun yang sekarang; mereka selalu medustakan perkara hak yang jelas lagi gamblang, sekalipun dibarengi dengan tanda-tanda dan bukti-bukti yang jelas. Tiada faktor yang mencegah mereka untuk mengikuti perkara yang hak selain keinginan mereka menyaksikan azab yang telah diancamkan terhadap mereka dengan mata kepala sendi­ri. Seperti apa yang dikatakan oleh segolongan di antara mereka kepada nabinya, yang hal ini disebutkan di dalam firman Allah Swt.:
{فَأَسْقِطْ عَلَيْنَا كِسَفًا مِنَ السَّمَاءِ إِنْ كُنْتَ مِنَ الصَّادِقِينَ}
maka jatuhkanlah atas kami gumpalan dari langit, jika kamu termasuk orang-orang yang benar. (Asy-Syu'ara: 187)
Golongan yang lain dari kalangan orang-orang kafir itu ada yang mengata­kan, seperti yang disitir oleh firman-Nya:
{ائْتِنَا بِعَذَابِ اللَّهِ إِنْ كُنْتَ مِنَ الصَّادِقِينَ}
Datangkanlah kepada kami siksa Allah, jika kalian termasuk termasuk orang-orang yang benar. (Al-Ankabut: 29)
Dan orang-orang Quraisy mengatakan, yang disebutkan dalam firman -Nya:
{اللَّهُمَّ إِنْ كَانَ هَذَا هُوَ الْحَقَّ مِنْ عِنْدِكَ فَأَمْطِرْ عَلَيْنَا حِجَارَةً مِنَ السَّمَاءِ أَوِ ائْتِنَا بِعَذَابٍ أَلِيمٍ}
Ya Allah, jika betul (Al-Qur'an) ini, dialah yang benar dari sisi Engkau, maka hujanilah kami dengan batu dari langit, atau datangkanlah kepada kami azab yang pedih. (Al-Anfal: 32)
Dan firman Allah Swt. lainnya yang mengatakan:
{وَقَالُوا يَا أَيُّهَا الَّذِي نزلَ عَلَيْهِ الذِّكْرُ إِنَّكَ لَمَجْنُونٌ * لَوْ مَا تَأْتِينَا بِالْمَلائِكَةِ إِنْ كُنْتَ مِنَ الصَّادِقِينَ}
Mereka berkata, "Hai orang yang diturunkan Al-Qur’an kepa­danya, sesungguhnya kamu benar-benar orang yang gila. Mengapa kamu tidak mendatangkan malaikat kepada kami, jika kamu termasuk orang-orang yang benar?" (Al-Hijr: 6-7)
Masih banyak ayat lainnya yang menunjukkan makna ini.
*******************
Firman Allah Swt.:
{إِلا أَنْ تَأْتِيَهُمْ سُنَّةُ الأوَّلِينَ}
kecuali (keinginan menanti) datangnya hukum (Allah yang telah berlaku pada)umat-umat yang dahulu. (Al-Kahfi: 55)
Yaitu diliputi oleh azab dan dibinasakan sampai ke akar-akarnya tanpa ada seorang pun yang tersisa dari mereka.
{أَوْ يَأْتِيَهُمُ الْعَذَابُ قُبُلا}
atau datangnya azab atas mereka dengan nyata. (Al-Kahfi: 55)
Maksudnya, mereka melihatnya dengan mata kepala mereka sendiri ber­ada di hadapan mereka.
Dalam firman selanjutnya disebutkan:
{وَمَا نُرْسِلُ الْمُرْسَلِينَ إِلا مُبَشِّرِينَ وَمُنْذِرِينَ}
Dan tidaklah Kami mengutus rasul-rasul melainkan sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan. (Al-Kahfi: 56)
Yaitu sebelum datangnya azab, dan sebagai pembawa berita gembira kepada orang-orang yang membenarkan dan beriman kepada rasul-rasul Kami, dan pemberi peringatan terhadap orang-orang yang mendustakan dan menentang mereka.
Kemudian dalam ayat selanjutnya Allah Swt. menyebutkan sikap orang-orang kafir itu melalui firman-Nya:
وَيُجَادِلُ الَّذِينَ كَفَرُوا بِالْبَاطِلِ لِيُدْحِضُوا بِهِ
tetapi orang-orang yang kafir membantah dengan yang batil agar dengan demikian mereka dapat melenyapkan. (Al-Kahfi: 56)
Yakni mereka gunakan kebatilan itu untuk melemahkan.
{الْحَقَّ}
perkara yang hak. (Al-Kahfi: 56)
yang disampaikan oleh para rasul kepada mereka, tetapi upaya yang di­lakukan mereka itu tidaklah berhasil.
{وَاتَّخَذُوا آيَاتِي وَمَا أُنْذِرُوا هُزُوًا}
dan mereka menganggap ayat-ayat Kami dan peringatan-peri­ngatan terhadap mereka sebagai olok-olokan. (Al-Kahfi: 56)
Artinya, mereka menganggap hujah-hujah dan bukti-bukti yang berten­tangan dengan hukum alam (mukjizat-mukjizat) yang dibawa oleh para rasul, serta peringatan-peringatan dan ancaman-ancaman azab yang di­tujukan kepada mereka, sebagai olok-olokan. Dengan kata lain, mereka yang kafir itu memperolok-olokan para rasul dalam hal tersebut, dan ja­waban seperti itu merupakan reaksi dari kedustaan mereka yang berat dan parah.

Al-Kahfi, ayat 57-59

{وَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنْ ذُكِّرَ بِآيَاتِ رَبِّهِ فَأَعْرَضَ عَنْهَا وَنَسِيَ مَا قَدَّمَتْ يَدَاهُ إِنَّا جَعَلْنَا عَلَى قُلُوبِهِمْ أَكِنَّةً أَنْ يَفْقَهُوهُ وَفِي آذَانِهِمْ وَقْرًا وَإِنْ تَدْعُهُمْ إِلَى الْهُدَى فَلَنْ يَهْتَدُوا إِذًا أَبَدًا (57) وَرَبُّكَ الْغَفُورُ ذُو الرَّحْمَةِ لَوْ يُؤَاخِذُهُمْ بِمَا كَسَبُوا لَعَجَّلَ لَهُمُ الْعَذَابَ بَلْ لَهُمْ مَوْعِدٌ لَنْ يَجِدُوا مِنْ دُونِهِ مَوْئِلا (58) وَتِلْكَ الْقُرَى أَهْلَكْنَاهُمْ لَمَّا ظَلَمُوا وَجَعَلْنَا لِمَهْلِكِهِمْ مَوْعِدًا (59) }
Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang telah di­peringatkan dengan ayat-ayat dari Tuhannya, lalu dia berpaling darinya dan melupakan apa yang telah dikerjakan oleh kedua tangannya? Sesungguhnya Kami telah meletakkan tutupan di atas hati mereka, (sehingga mereka tidak) memahaminya, dan (Kami letakkan pula) sumbatan di telinga mereka; dan kendati­pun kamu menyeru mereka kepada petunjuk, niscaya mereka tidak akan mendapat petunjuk selama-lamanya. Dan Tuhanmu-lah Yang Maha Pengampun lagi mempunyai rahmat. Jika Dia mengazab mereka karena perbuatan mereka, tentu Dia akan menyegerakan azab bagi mereka. Tetapi bagi mereka ada wak­tu yang tertentu(untuk mendapat azab) yang mereka sekali-kali tidak akan menemukan tempat berlindung darinya. Dan (pendu­duk) negeri itu telah Kami binasakan ketika mereka berbuat zalim, dan telah Kami tetapkan waktu tertentu bagi kebinasaan mereka.
Allah Swt. menyebutkan bahwa hamba Allah manakah yang lebih aniaya.daripada orang yang telah diperingatkan dengan ayat-ayat dari Tuhannya, lalu dia berpaling darinya. (Al-Kahfi: 57) Yakni pura-pura melupakannya, berpaling darinya, tidak mau mendengar­kannya, tidak pula mempedulikannya.
{وَنَسِيَ مَا قَدَّمَتْ يَدَاهُ}
dan melupakan apa yang telah dikerjakan oleh kedua tangan-nya? (Al-Kahfi: 57)
berupa amal-amal yang buruk dan perbuatan-perbuatan yang jahat.
{إِنَّا جَعَلْنَا عَلَى قُلُوبِهِمْ}
Sesungguhnya Kami telah meletakkan di atas hati mereka. (Al-Kahfi: 57)
Yaitu hati orang-orang yang berpaling dari ayat-ayat Allah dan melupa­kan perbuatan jahat dirinya.
{أَكِنَّةً أَنْ يَفْقَهُوهُ}
tutupan (sehingga mereka tidak) memahaminya. (Al-Kahfim :57)
Yakni lapisan yang menutupi hati mereka, agar mereka tidak memahaminya Al-Qur'an ini dan keterangannya (hadis-hadis Nabi Saw.).
{وَفِي آذَانِهِمْ وَقْرًا}
dan (Kami letakkan pula) sumbatan di telinga mereka. (Al-Kahfi: 57)
Yaitu penyumbat yang bersifat abstrak, agar mereka tidak dapat mende­ngar petunjuk.
{وَإِنْ تَدْعُهُمْ إِلَى الْهُدَى فَلَنْ يَهْتَدُوا إِذًا أَبَدًا}
dan kendatipun kamu menyeru mereka kepada petunjuk, nisca­ya mereka tidak akan mendapat petunjuk selama-lamanya. (Al-Kahfi: 57)
*******************
Firman Allah Swt.:
{وَرَبُّكَ الْغَفُورُ ذُو الرَّحْمَةِ}
Dan Tuhanmulah Yang Maha Pengampun lagi mempunyai rah­mat. (Al-Kahfi: 58)
Tuhanmu, hai Muhammad, adalah Yang Maha Pengampun lagi mempu­nyai rahmat yang luas.
{لَوْ يُؤَاخِذُهُمْ بِمَا كَسَبُوا لَعَجَّلَ لَهُمُ الْعَذَابَ}
Jika Dia mengazab mereka karena perbuatan mereka, tentu Dia akan menyegerakan azab bagi mereka. (Al-Kahfi: 58)
Ayat ini semakna dengan ayat lain yang disebutkan oleh firman-Nya:
{وَلَوْ يُؤَاخِذُ اللَّهُ النَّاسَ بِمَا كَسَبُوا مَا تَرَكَ عَلَى ظَهْرِهَا مِنْ دَابَّةٍ}
Dan kalau sekiranya Allah menyiksa manusia disebabkan usa­hanya, niscaya Dia tidak akan meninggalkan di atas permukaan bumi suatu makhluk yang melata pun. (Fathir: 45)
{وَإِنَّ رَبَّكَ لَذُو مَغْفِرَةٍ لِلنَّاسِ عَلَى ظُلْمِهِمْ وَإِنَّ رَبَّكَ لَشَدِيدُ الْعِقَابِ}
Sesungguhnya Tuhanmu benar-benar mempunyai ampunan (yang luas) bagi manusia sekalipun mereka zalim, dan sesung­guhnya Tuhanmu benar-benar sangat keras siksa-Nya. (Ar- Ra'd: 6)
Ayat-ayat Al-Qur'an yang semakna cukup banyak. Kemudian Allah menyebutkan bahwa Diri-Nya Maha Penyantun, Maha Menutupi kesa­lahan hamba-hamba-Nya, dan Maha Mengampuni dosa-dosa mereka. Barangkali Allah memberi petunjuk sebagian dari mereka dari kesesatan menuju ke jalan hidayah. Dan barang siapa yang masih tetap dalam ke­kafirannya di antara mereka, maka tinggallah menunggu suatu hari, yang pada hari itu anak-anak beruban, dan setiap wanita yang mengandung melahirkan kandungannya dengan mendadak (karena peristiwa hari kiamat yang amat mengejutkan dan sangat mengerikan). Karena itulah disebutkan oleh firman selanjutnya:
{بَلْ لَهُمْ مَوْعِدٌ لَنْ يَجِدُوا مِنْ دُونِهِ مَوْئِلا}
Tetapi bagi mereka ada waktu yang tertentu (untuk mendapat azab) yang mereka sekali-kali tidak akan menemukan tempat berlindung darinya. (Al-Kahfi: 58)
Maksudnya, mereka tidak dapat menjumpai jalan selamat yang menghin­darkan mereka dari azab Allah.
*******************
Firman Allah Swt.:
{وَتِلْكَ الْقُرَى أَهْلَكْنَاهُمْ لَمَّا ظَلَمُوا}
Dan (penduduk) negeri itu telah Kami binasakan ketika mereka berbuat zalim.(Al-Kahfi: 59)
Yakni umat-umat terdahulu di masa yang silam telah Kami binasakan di­sebabkan keingkaran dan kekafiran mereka.
{وَجَعَلْنَا لِمَهْلِكِهِمْ مَوْعِدًا}
dan telah Kami tetapkan waktu tertentu bagi kebinasaan mereka. (Al-Kahfi: 59)
Yaitu Kami tetapkan suatu waktu tertentu yang tidak dapat ditambahi atau dikurangi. Dengan kata lain, demikian pula halnya kalian, hai orang-orang musyrik; waspadalah kalian, kalian pasti akan tertimpa azab seperti apa yang telah menimpa mereka. Karena sesungguhnya kalian telah mendustakan rasul yang paling mulia dan nabi yang paling besar, dan ke­adaan kalian tidaklah lebih kuat daripada mereka bagi Kami; maka takut­lah kalian kepada azab dan peringatan-peringatan-Ku.

Terimakasih telah membaca artikel dan membaca al quran di situs www.suratkahfi.com, semoga menjadi amal baik bagi anda dan juga bagi admin, Aamiin.